Tuesday, May 28, 2013

War Remnants Museum - Ho Chi Minh City, Vietnam

Bila anda berwisata ke kota Ho Chi Minh, Vietnam, cobalah untuk datang mengunjungi museum ini sebagai salah satu objek wisata yang saya rekomendasikan. Musium ini letaknya tidak jauh dari kawasan backpacker yang terkenal, Pham Ngu Lao, sehingga anda dapat berjalan kaki menuju tempat ini. Cukup membayar karcis masuk seharga15,000 Dong atau sekitar Rp. 7,000 per orang, anda sudah dapat memasuki musium ini.

Kisah perang Vietnam di tahun 70an antara tentara Amerika melawan tentara Vietkong, korban dan dampak dari akibat perang yang diderita oleh rakyat Vietnam  banyak didokumentasikan di musium ini. Selain foto-foto yang mengisahkan berlangsung perang tersebut, juga ada tank dan pesawat tempur yang dipakai oleh tentara Amerika dan China. Berbagai jenis senjata, granat dan kepingan bom yang hancur pun kita bisa lihat di dalam musium ini. 

Informasi lengkap mengenai musium ini bisa lihat di http://warremnantsmuseum.com/

War Remnants Museum (Nha Trung Bay Toi Ac Chien Tranh)
Alamat: 28 Vo Van Tan, Ward 6, District 3, HCMC
Harga karcis VND15,000
Buka jam: 7.30 - 12.00 dan 13.30 - 17.00









Sidney Sightseeing in One Day

Di saat saya mendapat kesempatan mengikuti suami training di negeri Kangguru bulan Oktober 2012 lalu saya tidak menyia-nyiakan kesempatan langka ini. Saya berangkat lebih dulu dari suami karena ingin mengunjungi kota dimana Tante saya tinggal yaitu di Gold Coast dan menginap beberapa hari di sana.

Dari Gold Coast menuju kota Sidney saya naik pesawat JetStar, selanjutnya dari Sidney ke Melbourne saya naik KA malam (sleeper train) yang sudah saya booking melalui internet sewaktu di Jakarta. Nah, selama lebih kurang12 jam menunggu jadwal KA itulah saya pergunakan sebaik-baiknya untuk berjalan-jalan di kota Sidney.

Selesai urusan imigrasi dan pengambilan bagasi di Bandara Kingsford Smith Sydney, saya mencari stasiun KA yang berada di bandara. Untungnya tidak susah mencarinya, karena petunjuknya mudah terlihat sehingga saya hanya mengikuti signboard tersebut. Beli karcis di loket seharga AUD15 untuk sekali jalan dan turun di Central Station, karena di stasiun inilah saya akan berangkat menuju Melbourne menggunakan "sleeper train". http://www.airportlink.com.au/index.php

Sesampainya di Central Station, saya mencoba mencari counter/kantor Countrylink. Maksudnya kalau sudah tahu persis tempatnya saya tidak usah repot mencari-cari lagi nantinya dan siapa tahu juga bisa early check-in supaya koper bisa langsung dititipkan. Dan setelah ketemu kantornya ternyata bisa langsung check in dan koperpun bisa langsung di drop. Dengan demikian saya bebas jalan-jalan tanpa harus repot membawa koper...:). Disini saya tautkan link mengenai jadwal KA antar kota di Australia. http://www.countrylink.info/timetables

Dari Central Station saya naik train ke Circular Quay. Ini adalah tempat yang sangat populer dan setiap turis pasti wajib ke tempat ini, karena dari tempat ini bisa akses menuju gedung Opera House dan dari tempat ini juga bisa melihat jembatan yang terkenal Harbour Bridge, seperti foto yang saya lampirkan dibawah ini.

Hari itu adalah hari Minggu dan udara sangat cerah sekali, sehingga di Circular Quay ini ramai pengunjung. Selain turis, penduduk lokalpun datang ke tempat ini yang kebanyakan datang bersama keluarganya untuk berekreasi. Apalagi matahari bersinar dengan terangnya sehingga banyak sekali bule-bule yang berjemur di taman "Botanical Garden" (tempat ini juga berdekatan dengan Botanical Garden). Sementara saya sendiri duduk-duduk dibawah pohon rindang sambil menikmati makan siang yang saya beli di dekat stasiun Circular Station. Puas berjalan-jalan sekitar Opera House dan berfoto-foto (sekali-sekali minta tolong pengunjung lain untuk mengambil foto saya....hehehe), saya pergi ke booth Sydney 's Tourist Bus Service. Tempatnya masih di sekitar Circular Quay.

Dengan membayar AUD40 (dewasa), saya dapat mengelilingi kota Sydney selama 90 menit dengan 34 kali perhentian menggunakan bus bertingkat atau "double decker bus". Dengan bus ini penumpang dapat naik dan turun tanpa harus membayar lagi yang berlaku untuk 1 hari saja (24 jam), atau istilahnya "Hop On - Hop Off". Beberapa tempat objek wisata yang disinggahi oleh bus ini adalah: Harbour Bridge, Opera House, Circular Quay, The Rocks, Darling Harbour, Kings Cross, Bondi Beach. Tiket bus ini juga bisa dibeli secara online di http://www.citysightseeing.com.au








Monday, May 20, 2013

Cycling Tour in Melbourne

Setelah beberapa hari berkeliling kota Melbourne dengan moda transportasi tram, metro train dan berjalan kaki, sekarang waktunya untuk berjalan-jalan naik sepeda.

Pagi hari itu udara cerah, saya menyewa sepeda di daerah Flinders Street, tepatnya 62 Rebecca Walk. Pemiliknya bernama Mike Murray, orangnya ramah dan welcome banget. Sehari sebelumnya saya sudah menelepon Mike untuk memberitahu bahwa saya akan menyewa sepeda untuk besok harinya. Pagi-pagi jam 9 saya sudah berada disana. Sepertinya tokonya baru saja buka karena di saat saya datang, terlihat Mike dan 1 orang staffnya sedang mengeluarkan sepeda-sepedanya. Mike meminta saya mengisi form dan menyerahkan kartu identitas sebagai jaminan selama waktu sewa. Saya ambil paket sewa yang 3 jam dengan tarif AUD25 tapi Mike memberikan discount khusus untuk saya sehingga saya hanya membayar AUD20....hehehe... thank you Mike!

Sebelum dinaiki, sepeda diperiksa lebih dulu kondisinya dan Mike memberikan selembar fotocopy map rute-rute sepeda yang bisa dipilih dan juga kunci sepeda. Selain itu tentu saja saya wajib memakai helmet.

Setelah membaca rute-rute sepeda yang diberikan oleh Mike, saya memilih untuk menyusuri pantai St. Kilda. Dan Mike dengan baik hati menemani saya mengarahkan jalan pintas yang aman untuk saya lewati sampai dekat rel kereta api. Setelah itu saya jalan sendiri.... menikmati udara pagi yang cerah dan sedikit berangin. Sekali-sekali saya berhenti untuk mengambil beberapa foto, seperti yang terlihat dibawah ini.

  




From Phuket to Hatyai by bus

Pada akhirnya saya memilih transportasi bus umum untuk menuju Hatyai. Setelah bertanya di beberapa travel agent yang menyediakan tiket bus dari Phuket ke Hatyai, sebenarnya mereka menawarkan kendaraan mini van dengan harga berkisar 600 - 700 Baht per orang. Lumayan cukup mahal buat saya yang travellling ala Backpacker. Dan travel agent hanya mempunyai jadwal 1 x saja dalam sehari yaitu berangkat dari Phuket jam 09.00 pagi, tidak ada pilihan lain. Sementara dengan bus umum hampir setiap jam.

Dari Patong ke kota Phuket saya naik taksi seharga 500 Baht. Kebetulan saya berdua dengan teman sehingga kami bayar berdua masing-masing 250 Baht. Tadinya ingin mencoba naik tuktuk, ternyata ongkosnya malah lebih mahal, yaitu 600Baht. Kalau ramai-ramai (maksimum 6 orang) jatuhnya memang akan lebih murah, jadi 100 Baht per orangnya.

Perjalanan menuju terminal bus Phuket lebih kurang 45 menit. Letaknya agak di pinggir kota. Sebelumnya terminal tersebut berada di jalan Pha Nga, daerah Old Phuket Town. Sampai di sana langsung menuju loket penjualan karcis yang rute Hatyai. Ada banyak loket di sana dengan tujuan kota yang berbeda-beda. Saya ambil yang kelas 1 AC seharga THB350, berangkat jam 11.30. Sesuai dengan jadwal, bus bergerak keluar terminal menuju Hatyai. Lama perjalanan 7 jam melewati kota Krabi. Selama perjalanan tidak ada istirahat / break, hanya ambil penumpang di sejumlah lokasi tapi langsung jalan lagi. Dan menurunkan beberapa penumpang menjelang kota Hatyai. Kirain di kasih waktu untuk ke toilet, ternyata tidak sama sekali. Sempat berhenti di suatu tempat pada saat pengisian bensin dan supirnya juga mau makan (restoran dan pompa bensin bersebelahan), saya langsung turun untuk ke toilet dan beli minuman dan makanan kecil.

Bus sampai di terminal bus kota Hatyai persis jam 6.30. Dari situ saya naik tuktuk ke hotel tempat saya menginap, ongkosnya 120Baht - sebelumnya supirnya minta 150Baht. Bisa nawar juga di negara orang... walau hanya dengan gerakan jari....hehehe

Beberapa foto di terminal bus Phuket.
Foto 1 - Bus yang saya tumpangi, kelas 1 AC
Foto 2 - ruang tunggu di dalam terminal
Foto 3 - loket penjualan karcis bus