Ini adalah tulisanku yang pertama dari sekian banyak perjalanan travelling dan hunting photo. Mulai mencoba dikumpulkan dan dibuat dalam tulisan. Siapa tahu bisa jadi buku dan dijual ke publik.. :)
Tulisan kali ini adalah cerita tentang pengalaman aku mengikuti hunting ke Pulau Komodo bersama Kemilau Indonesia dari tanggal 22-25 September 2011 yang lalu.
Trip ini adalah salah satu cita-cita aku di thn 2011 untuk bisa hunting ke pulau Komodo. Begitu lihat di FN ada program ini langsung cek jadwal cuti kantor, harga tiket, dlsb. Setelah ok semua, langsung daftar di KI (Kemilau Indonesia) yang di arrange oleh mas Dodi Sandradi.
Hari pertama trip- 22 September, berangkat dari Bandara Soehat dengan pesawat Garuda jam 6.15 on time. Tiba di Ngurah Rai sekitar jam 09.00 wita. Pada saat ambil bagasi....koper sudah diambil, tapi tripodku koq ngga muncul-muncul ya...
Sampai koper-koper sudah habis dan terakhir, itu tripod ngga ada...langsung lapor ke bagian Lost and Found. Waah...gawat nih kalau sampai hilang tu tripod....ga bisa motret sunrise dan sunset...:((
Ternyata tripodku nyasar di flight berikutnya....dan untung ngga terlalu lama menunggu flight tsb. Finally, tripodku kembali...ahhh lega rasanya.
Sesuai jadwal, meeting point di Solaria jam 10.30 wita...hmmm, masih lama ya...sambil nunggu waktu, duduk sendirian di bangku yang ada di koridor arah ke Kedatagan :)
Tepat jam 10.30 wita, aku masuk ke resto Solaria....lihat kiri kanan, di sebelah kanan pintu masuk sepertinya orang-orangnya typical fotografer...dengan PDnya langsung tanya aja "maaf mas, apakah ini rombongan hunting dari Kemilau Indonesia?"....tuh kan, bener dugaanku...:) Langsung perkenalkan diri, salaman...dan duduk. Disitu sudah ada 5 peserta, termasuk Dodi sang EOnya.
Singkat cerita, setelah semua pesertanya lengkap - ada 12 orang - langsung menuju check in di bagian Kedatangan. Dari Nugrah rai kami naik pesawat Lion Air, on time 1.30 wita. Perjalanan menuju Labuan Bajo sekitar 1,5 jam.
Sampai di Labuan Bajo jam 15.00 wita....wuidih...panasnyaaaa :(

Bandara Komodo - Labuan Bajo Flores
Dari Bandara Komodo, rombongan langsung menuju hotel Bintang Flores.....hotelnya bersih, moderate, simple...untuk ukuran daerah Labuan Bajo, hotel ini termasuk paling bagus. Apalagi viewnya dari kamar langsung ke laut....keren abizzzz!!Ni dia foto hotelnya...keren kan?
Setelah pembagian kamar, 1 kamar berdua, rombongan kumpul lagi di lobby untuk mulai hunting. Dari hotel, kami diajak mas Dodi sebuah hotel (lupa namanya), yang dari teras hotel tsb bisa melihat dermaga Labuan Bajo, tetapi ngga jadi. Akhirnya langsung menuju dermaga Labuan Bajo untuk hunting HI. Udara panas dan matahari terik cukup menyengat... ditambah lagi truk yang wira-wiri di dermaga membuat debu beterbangan....whheeeww...pengen cepet-cepet pergi dari situ... Selesai hunting HI di dermaga, kita menuju Paradise Bar & Resto untuk motret sunset.
Pemandangannya indah sekali dari atas sini....walaupun matahari kadang tertutup oleh awan, tapi efek cahaya mataharinya asli deh...keren banget! Pendek kata, moment motret sunset dari tempat itu bisa di dapat dan cukup memuaskan.

View dari Bintang Flores hotel...
Setelah pembagian kamar, 1 kamar berdua, rombongan kumpul lagi di lobby untuk mulai hunting. Dari hotel, kami diajak mas Dodi sebuah hotel (lupa namanya), yang dari teras hotel tsb bisa melihat dermaga Labuan Bajo, tetapi ngga jadi. Akhirnya langsung menuju dermaga Labuan Bajo untuk hunting HI. Udara panas dan matahari terik cukup menyengat... ditambah lagi truk yang wira-wiri di dermaga membuat debu beterbangan....whheeeww...pengen cepet-cepet pergi dari situ... Selesai hunting HI di dermaga, kita menuju Paradise Bar & Resto untuk motret sunset.
Pemandangannya indah sekali dari atas sini....walaupun matahari kadang tertutup oleh awan, tapi efek cahaya mataharinya asli deh...keren banget! Pendek kata, moment motret sunset dari tempat itu bisa di dapat dan cukup memuaskan.
Makan malam kami adalah di Paradise itu....judulnya laper berat! Rasanya semua pada makan banyak. Makanannya enak dan bervariasi. Setelah kenyang, ngobrol dan saling cerita akhirnya kami kembali ke hotel. Mandi, beres-beres untuk trip besok selama 2 hari...akhirnya tidur lelap.
Jam 6.30 check out dari hotel menuju dermaga Labuan Bajo. Koper tinggal di hotel, bawa baju secukupnya dan yang penting bawa peralatan kamera. Sebelum tiba di dermaga, sempetin dulu mampir di suatu tempat - lupa namanya - untuk motret dermaga Labuan Bajo dari atas kota.... 

Loading di dermaga lumayan lama...kalau lihat jadwal harusnya jam 7.30 sudah mulai tour island. Ini jam 8.30 akhirnya baru bisa jalan kapalnya. Rombongan di bagi 2 kapal. Kapal yang aku tumpangi ada kabinnya 2 kamar, muat untuk 2 orang plus masing-masing ada kamar mandinya...:)) Tau sendiri deh standar kamar mandinya seperti apa... Perjalanan dimulai menuju pulau Bidadari, dilanjutkan ke Pulau Kelor dan terakhir merapat di pulau Kalong.
Sepanjang perjalanan banyak pulau-pulau yang tidak berpenghuni dan pulau tersebut tekstur tanahnya keras cenderung bebatuan sehingga tidak mungkin ada manusia yang mau tinggal disana, dan sudah pasti tidak ada pepohonan hijau.... tetapi laut dan pantainya semuanya indah tak terlukiskan. Airnya jernih dan bersih....banyak terumbu karang yang bisa dilihat langsung dengan mata telanjang. Pengennya sih berenang...baju renang sudah dibawa, tetapi panasnya itu yang ngga nahan.... takut kulitnya hitam :)

Inilah kapal yang membawa kami keliling pulau :)

Selama berada di atas kapal, untuk makan dan minum tidak perlu kuatir karena chef kapalnya jago masak. Makanannya enak-enak dan berlimpah. Sore hari disediakan teh/kopi dan snack pisang goreng. Mantep tenan deh...! Pokoknya kenyaaaang....hehehe
Perjalanan hari kedua, kapal berhenti di dekat pulau Kalong. Disebut pulau Kalong karena pulau itu ada dihuni oleh ribuang kalong. Sore hari menjelang magrib, kalong-kalong tersebut mulai keluar dari sarangnya. Saat itu kami tidak sempat waktunya mencapai pulau tersebut. Kalong-kalong sudan keburu pergi....kesempatan berikutnya adalah menunggu kalong-kalong pulang ke rumahnya di pagi hari....sekitar jam 5.30 sampai jam 6 pagi.
Aku tidur diluar, di dek...di kamar rasanya pengap dan gerah, walaupun ada AC....hebat ya :) tapi jam 10an gen setnya mati, otomatis AC juga mati... Tidur diluar ternyata juga ngga banyak anginnya, malah sama sekali ngga ada angin... aku ngga tau jam berapa itu...mau lihat jam juga gelap sekali. Sunrise, sunrise....tiba-tiba ada yang teriak. Semua bangun....padahal ngga bisa lihat sunrise, sementara nungguin kalong pulang juga ngga muncul-muncul. Rupanya sang kalong sudah pulang dari tadi....:)) kalopun ada, itu kalong adalah kloter terakhir... hehehe
Setelah sarapan pagi, nasi goreng, telor ceplok dan kerupuk, rombongan siap-siap menuju pulau Komodo. Untuk pagi ini, ngga bisa mandi karena air tawar sudah habis...oh lala..:( Ya sudah, aku sikat gigi dan cuci muka pakai air aqua saja 2 botol....
Perjalanan menuju desa Komodo hanya 20-30 menit dari pulau Kalong. Rombongan langsung mendarat di Pulau Komodo dan mulai hunting HI di perkampungan pulau Komodo selama +/- 1 jam.
Di pulau itu ada 2 dusun dengan 1 kepala desa. Mayoritas penduduk beragama Islam. Mata pencaharian penduduk adalah nelayan dan kerajinan suvenir atau cindera mata. Ada 1 sumur untuk menghidupi penduduk setempat dan bantuan air bersih dari....hmm, lupa namnya :) Sementara sekolah cuma ada 1, untuk program belajar 9 tahun. Perlu diketahui bahwa pembangunan sekolah negeri pulau Komodo ini ternyata didanai dari pemerintah Australia....astaga!!! Bagaimana pemerintah Indonesia kita ini???? Sebenarnya Indonesia ini punya siapa sih? Raja Ampat juga dibiayai oleh Pangeran Albert dari Monaco, yang notabene dimiliki oleh orang asing...ckckck...
Penduduk disana kelihatannya sudah biasa dengan foto-foto. Banyak diantara mereka yang tidak canggung lagi diminta untuk berpose, bahkan anak-anak kecil berteriak untuk minta difoto, setelah itu mereka minta foto-foto tsb dikirim ke mereka...:)
Puas dengan hunting HI, rombongan kembali ke kapal jam 9 dan siap menuju Pulau Komodo besar. Tiba disana, suasana sudah ramai sekali, tidak seperti berada di pulau terpencil karena saat itu turis dari Australia juga berkunjung ke Komodo. Mereka datang dengan kapal pesiar yang besar, yang menurut informasi jumlah mereka ada sebanyak 1,050 orang....woowww! Yang kami kuatirkan adalah, rombongan kami tidak kebagian Ranger yang akan mengawal kami selama trekking. Tapi untunglah EO kami sudah berpengalaman, sehingga kami tetap dapat Ranger sebanyak 3 orang. Sementara turis-turis Australia dapat 1 Ranger untuk 24 orang :)
Briefing sebentar dari Ranger, apa yang boleh dan tidak selama trekking untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Rumah sakit jauh boo....so, jangan bertindak macem-macem deh, mending nurut aja apa kata Ranger :)
Perjalanan trekking lumayan jauh, ditambah udara panas yang menyengat....rute kami berbeda arah dengan para turis, sehingga perjalanan bisa dinikmati. Akhirnya tibalah kami di tempat si para dragon ini berada....ada 3 ekor. Langsung ambil posisi yang strategis untuk motret si komodo. Tapi karena juga ada turis asing, kesannya jadi seperti di kebun binatang...:( kebanyakan hasilnya juga pada "bocor"....ngga seru deh... mana si komodonya diem aja...paling-paling lehernya saja yang bergerak ke kiri atau ke kanan....
30 menit motret si komodo rasanya sudah cukup, ngga bisa banyak angle untuk capture si komodo. Untuk kembali ke tempat awal start trekking, ranger mengarahkan kami melalui rute yang lain. Kali ini rutenya mendaki, ondeee...pegal kaki niih...sampai akhirnya tiba di Sulphurea Hill Top, istirahat sebentar, kemudian lanjut lagi. Nah, baru beberapa meter jalan, kami bertemu dengan komodo muda, panjang sekitar 1,5 meter. Woow, kami langsung antusias mengejarnya untuk bisa dapetin foto yang bagus. Akhirnya dapat juga motret si komodo dengan lidahnyanya yang terjulur keluar... Ini dia fotonya :)
Perjalanan trekking ini cukup melelahkan, rasanya pengen cepat-cepat sampai ditempat yang adem dan sejuk sambil menikmati minuman yang dingin...yang akhirnya sampai juga rombongan di Cafetaria milik salah satu ranger kami. huuufff....segernya rasanya minum yang dingin-dingin, sampai kembung nih perut. Lebih kurang 15 menit di Cafetaria, kami dipersilahkan jalan-jalan sebentar ditempat penjualan suvenir. Ngga minat beli apa-apa disana, karena bawaannya sudah pengen cepet pulang dan sampai di hotel, supaya bisa mandi dan istirahat...
Jma 12 kami kembali ke kapal dan makan siang. Setelah itu dilanjutkan perjalanan pulang ke Labuan Bajo. Sebelumnya kami mampir di pulau Kenawa untuk berenang dan sunset. Pulau ini juga dikelola oleh orang asing rupanya...kalau tidak salah orang Perancis. Dan pengunjung yang menginap disanapun adalah turis asing semua...
Tiba di Labuan Bajo sekitar jam 9 malam dan check in di Bintang Flore hotel sekitar jam 10. Bisa menikmati mandi air segar....rasanya duuh, luar biasa! Selesai mandi, beres-beres koper lagi supaya besok pagi tidak terburu-buru untuk check out.....
Hari ke-4, tgl. 25 September 2011, rombongan check out dari hotel jam 8 wita. Foto keluarga dulu sebentar di depan lobi hotel. Dari Labuan Bajo ke Denpasar naik pesawat Merpati, take off jam 9.25 wita, on time looh....:)
Perjalanan yang menyenangkan, seru dan fun! Bisa menikmati indahnya kekayaan wisata alam Indonesia....adalah pengalamaan yang luar biasa, di tambah dengan teman-teman baru yang juga luar biasa. Terima kasih Kemilauu Indonesia... sampai jumpa di trip berikutnya.

Salam hangat,
Tania Langitan
Note: Mohon maaf kalau ada salah penulisan nama dan tempat
No comments:
Post a Comment